Karena syarat itu, yang mendaftar tidak banyak. Lalu, last minute beberapa orang yang sudah mendaftar mengundurkan diri. Ada yang tiba-tiba sibuk, ada yang tidak mendapatkan izin istri-orang tua, ada yang takut corona dan gelombang, dll..
Nah, sisanya, ya… termasuk Bung Noviansyah ini. Dia bertahan di lapangan, mengumpulkan data dan menulis. Karena waktu di lapangan tidak cukup, menulis dilanjutkan ketika kembali.
Baca Juga:Seminar Meminimalisir Penggunaan Narkoba
Biasanya, orang akan rontok ketika kembali karena mereka disibukkan oleh kesibukan rutin. Tetapi, Bung Noviansyah tidak.
Karya ini telah lahir. Karya ini akan menjadi prasasti bagi dirinya dan bagi Kampung Riset. Terparti indah dalam memori kolektif.
Inilah letak istimewanya. Selamat, Bung! Anda layak dapat bintang! (*)
