Seusai acaran berlangsung H. Sutarmdji SH.,M.Hum. menyampaikan,
“Arak-arakan pengantin ini bukan lombanya yang kita pentingkan, tetapi melestarikan festival pengantin Melayu Pontianak. Saya mengajak seluruh yang terlibat para pecinta atau para pemerhati pengantin Melayu coba ada inovasi-inovasi dalam pakaian. Bagaimana pakaian tersebut tetap menjadi pakaian tradisional, tetap cinta pakaian tradisional, tetap memakai pakaian tradisional tapi terlihat modern. Sehingga kultur menjadi daya tarik. Warna-warna dan aksesoris yang ditampilkan juga dapat diubah tetapi berciri khas Melayu Pontianak. Tahun depan kita akan lombakan khusus arakan pengantin lain. Ini khusus tampilan pengantin lain dengan kreasi-kreasi tetapi inti secara keseluruhan itu tetap ada dan menjadi pakaian khas pengantin Melayu Pontianak yang memiliki inovasi dan kreasi. Itu kan sebenarnya sudah ada SOP-nya pengantin Melayu itu. Kalau itu bisa, maka bagian dari budaya melayu dapat berkembang”.
Untuk pemenang Pengantin Melayu diraih oleh rombongan pengantin dari Bank Kalbar sedangkan untuk tanjidor mendapatkan hadiah masing-masing 1 juta oleh Walikota Pontianak H. Sutarmidji, SH.,M.Hum.
Festival Arakan Pengantin Meriahkan Hut Kota Pontianak
