Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH menyampaikan Amanat Kapolri pada acara Syukuran Peringatan HUT Bhayangkara ke-73.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan beberapa capaian-capaian Polri dalam HUT ke-73 Bhayangkara. Dia berharap kepada Presiden Joko Widodo agar tunjangan kinerja TNI dan Polri ditingkatkan, ujarnya.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pencapaian Polri selama 3 tahun ini melalui program promoter menunjukan perkembangan cukup baik. Selain itu, dia menyebut kepercayaan masyarakat terhadap Polri juga meningkat.

“3 (tiga) Tahun penerapan promoter menunjukan hasil yang cukup baik, kepercayaan publik terhadap institusi Polri terus meningkat, jika 2016 Polri sebagai 3 institusi yang tidak dipercaya publik, alhamdulillah hari ini Polri telah berada pada 3 besar lembaga yang dipercaya publik,” ungkap Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

IMG_20190711_105643_668

Selain itu, Jenderal Tito Karnavian menceritakan kinerja Polri yang sudah semakin akuntabel. Menurutnya, birokrasi Polri juga sudah mengalami reformasi. “Kinerja Polri juga semakin akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan. Opini wajar tanpa pengecualian dari badan pemeriksa keuangan yang diraih Polri selama 6 tahun berturut-turut, mulai dari tahun 2013 sampai dengan 2018, peningkatan nilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Polri, dari 72,11 di tahun 2017 menjadi 74,08 di tahun 2018, peningkatan indeks reformasi birokrasi polri, dari 73,65 di tahun 2017 menjadi 75,18 di tahun 2018, serta terwujudnya 69 zona integritas di lingkungan polri, ucapnya.

Karena itu, Jenderal Tito Karnavian berharap Presiden bisa meningkatkan tunjangan kinerja Polri dan TNI. Menurutnya tunjangan kinerja ini sangat berarti untuk personel Polri dan TNI. “Tersimpan harapan pada pak Presiden kiranya tunjangan kinerja anggota TNI dan Polri insyaAllah dapat meningkat menjadi 100%,”.