Pengalaman Pilkada Serentak 2018 tentunya menjadi alat ukur kita dalam kebersamaan dan soliditas yang tinggi baik dari unsur pemerintah maupun dari unsur komponen masyarakat yang sama-sama menginginkan Kalbar menjadi provinsi yang maju dan berhasil membawa kalbar sebagai provinsi teraman dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018.
“Oleh sebab itu begitu mulianya tujuan politik yang sejatinya, proses dan tahapannya berjalan secara santun, damai dan bermartabat. Barometer politik santun atau politik yang beretika adalah menghilangkan fitnah, agitasi/hasutan, provokasi, penyebaran informasi hoaks dan ujaran kebencian. termasuk di dalamnya mempolitisasi isu agama dan sara,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.
Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji SH M.Hum, yang juga hadir dalam Apel Kesiapan Pengawasan Pemilihan Umum Tahun 2019 digelar di Audmitorium Universitas Tanjungpura berharap, “Bawaslu harus betul-betul menegakan aturan, jangan sekali kali biarkan satu pelanggaran itu diabaikan. Paling berat itu mengawasinya nanti bukan Pilpres bukan DPD atau DPR, yang ribut biasanya di DPRD tingkat II. Petarungannya di situ berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah,” ujar Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji SH M.Hum.
Akan tetapi, Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji SH M.Hum, bilang,”Saya yakin petugas Bawaslu menjadi penegak aturan penyelenggara Pemilu yang berkualitas,”.
