Home > Berita > Menulis Rileks, Trik Menulis Kelompok M.G. Harris

Menulis Rileks, Trik Menulis Kelompok M.G. Harris

teraju.id, Pontianak – M.G. Harris adalah nama kelompok 4, kelas Rumah Literasi FUAD IAIN Pontianak.  M.G. Harris adalah penulis novel The Joshua Files. Buku tersebut mengisahkan cerita anak bernama Joshua Garcia yang memiliki Blog Pribadi. Dari blog itu pula pertualangan terkait Inskripsi, codex, dan Kota Maya dimulai.

Berkaitan dengan menulis dan Ekspedisi nama M.G. Harris menjadi pilihan untuk nama kelompok 4, Rumah Literasi FUAD IAIN Pontianak. Kelas M.G. Harris ini memulai kelas  dengan perkenalan diri dan berbagi cerita tentang penulis dan buku yang disenangi.

Selanjutnya peserta diberikan penguatan tentang Pentingnya Menulis dan Membuat Buku Catatan Harian. Prasetiyo bercerita pada mata kuliah Bahasa Indonesia ia juga menulis untuk buku harian, setiap hari ia menulis hingga dalam satu minggu Prasetiyo memiliki 7 cerita. Prasetiyo memilih waktu ketika malam untuk menulis.

Farninda Aditya mentor M.G. Harris mengatakan bahwa menulis membuat diri berpikir positif. Menulis buku catatan harian menginvestasi kata dalam Bank Kata yang akan membantu untuk menyampaikan gagasan baik lisan maupun tulisan.

“Jika terbiasa menulis, maka kita membentuk paradigma positif pada diri kita. Kita sedang flu pun, kita tidak lagi mengeluh tetapi berpikir mengapa kita sakit? Ini teguran dari tubuh kita, kalau kita tidak menjaga diri. Artinya kita bertindak untuk melakukan yang baik untuk diri kita”.

Pada pukul 09.00 peserta diminta untuk menulis tentang 5 Tahun yang lalu, mengapa masuk ke FUAD? serta, harapan 5 tahun yang akan datang. Dalam waktu 1 jam peserta berhasil menulis lebih dari 300 kata. Nur Amalia, menjadi mahasiswa terpilih sebagai peserta menulis terbaik dan terbanyak, yakni 820 kata, atau 3 halaman.

Menyemangati Nur Amaliah menulis, Rumah Literasi mengadiahkan buku berjudul Perjalanan ke Tapal Batas karya Khorijil dan Dewi. Nur Amalia mengaku saat menulis ia menerapkan ilmu yang ia dapat dari buku yang dibacanya, yakni menulis dengan rileks, fokus dengan tulisan yang dibuat, dan menulis apa yang dipikirkanya. (*)

Berbagi itu indah:

Tulis Komentar

comments

About Yusriadi

Dosen pengampu Bahasa Indonesia. Ia juga pernah mengampu mata kuliah Jurnalistik dan sejenisnya. Gelar doktor ia peroleh di Universiti Kebangsaan Malaysia. Selain dosen, ia juga aktif di salah satu media online Kalimantan Barat sebagai Redaktur.

Check Also

Lensa Academy Pontianak “Beauty Through Lens”

teraju.id, Pontianak – Pontianak menjadi destinasi terkakhir Lensa Community dari total 10 kota untuk mengadakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *