Daerah

Menulis Rileks, Trik Menulis Kelompok M.G. Harris

Menulis Rileks, Trik Menulis Kelompok M.G. Harris

“Jika terbiasa menulis, maka kita membentuk paradigma positif pada diri kita. Kita sedang flu pun, kita tidak lagi mengeluh tetapi berpikir mengapa kita sakit? Ini teguran dari tubuh kita, kalau kita tidak menjaga diri. Artinya kita bertindak untuk melakukan yang baik untuk diri kita”.

Pada pukul 09.00 peserta diminta untuk menulis tentang 5 Tahun yang lalu, mengapa masuk ke FUAD? serta, harapan 5 tahun yang akan datang. Dalam waktu 1 jam peserta berhasil menulis lebih dari 300 kata. Nur Amalia, menjadi mahasiswa terpilih sebagai peserta menulis terbaik dan terbanyak, yakni 820 kata, atau 3 halaman.

Menyemangati Nur Amaliah menulis, Rumah Literasi mengadiahkan buku berjudul Perjalanan ke Tapal Batas karya Khorijil dan Dewi. Nur Amalia mengaku saat menulis ia menerapkan ilmu yang ia dapat dari buku yang dibacanya, yakni menulis dengan rileks, fokus dengan tulisan yang dibuat, dan menulis apa yang dipikirkanya. (*)