“Tema yang di sampaikan tahun ini tentang Merdekakan Santri,”kata Riyan Qursani,Ketua Pelaksanaan Acara. Diambilnya tema dengan maksud tujuan untuk memuliakan para santri. “Kawan-kawan paskas ini, semuanya sama dengan santri.Kita disini paskas mencoba untuk membuat adek adek yatim, sahabat penghapal qur’an ini menjadi bahagia,bukan hanya menyantunkan anak yatim tapi kita lebih memuliakan anak yatim dan kita akan memberikan mereka yang terbaik ,kita ajak mereka main yang seru-seru,” ungkapnya.
Beberapa tokoh publik yang menghadiri kegiatan tersebut ,seperti Ustadz Lumanul Hakim dan Beni Sulastiyo atau yang akrab di sapa dengan Bung Ben. Secara umum upacara para santri ini tak ubahnya upacara bendera pada umumnya. Ada pengibaran bendera beserta nyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan teks proklamasi, pembacaan UUD 1945, pembacaan Pancasila dan pembacaan doa.
Ada yang berbeda dari perlombaan Hari Kemerdekaan pada umum nya, jika biasanya makan krupuk di lakukan dengan cara berdiri ,Baitulmaal Munzalan membuat lomba ini dengan cara yang berbeda yaitu lomba makan krupuk sambil duduk di kursi.”Nah, kite ajarkan care makan krupuk sambil dudok,sesuai dengan adab-adab nye Rasulullah,”

