“Program 100 hari Kapolda Kalbar secara umum digambarkan sebagai bentuk percepatan akselerasi kepolisian dalam pelaksanaan tugas-tugasnya dan Outcome yang diharapkan adalah, terjaminnya situasi kamtibmas yang kondusif sebagai faktor pelaksanaan agenda nasional serta terdukungnya pembangunan di Kalimantan Barat,” ujar Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.
Tinginya apresiasi masyarakat terhadap Polri dengan dirasakan hadirnya uniform police yang membawa rasa aman dan nyaman ditengah – tengah kehidupan masyarakat, walaupun situasi kepercayaan ini sifatnya fluktuatif maka diperlukan sebuah “intervensi” secara stimulan terhadap profesionalitas pelayanan ditingkat Polda sampai ke Polsek – Polsek terdepan. Walaupun terkadang kondisi faktual berupa keterbatasan personil, anggaran jangan sampai menurunkan integritas kinerja.
Dalam menjawab penguatan moderasi keagamanan sebagai fondasi hidup untuk menghadapi tantangan Global, maka dalam prespektif Kepolisian sebagaimana Peran Polri ; harkamtibmas, linyomyan, dan penegakan hukum. Maka, Polda Kalbar telah mengambil langkah – langkah kongkrit dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, sebagaimana program Polda Kalbar Berkibar dan juga membangun sinergitas/kerukunan antar umat beragama.
Sebagaimana pemahaman moderasi, adalah suatu kegiatan agar tidak menyimpang dari aturan yang berlaku, maka berlangsungnya kehidupan agama tentu mendapat jaminan keamanan di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
