Citra Polri sangat dipengaruhi oleh Kinerja dan Kultur Polri, masalah kultural masih belum tuntas, disini menitikberatkan Integritas diri, berperilaku lebih humanis, berperilaku non koruptif, tidak arogansi kekuasaan, tidak hedonisme/tidak bergaya hidup mewah, pembenahan aspek pelayanan publik yang simpatik serta penegakkan hukum yang profesional.
Menurut Erwin, “Stop Berperilaku Negatif” budaya yang sudah tidak tepat lagi harus ditinggalkan. Polri harus melakukan perubahan menuju era yang transparan, akuntabel, dan bebas dari KKN. Wujudkan jati diri sebagai Polri yang ditauladani, dicintai, dimiliki dan dibanggakan masyarakat.
Pimpinan Polri saat ini, telah mencanangkan kebijakan program Promoter (Profesional, Modern, Terpercaya), ini harus kita laksanakan, harus diikuti dengan niat, kemauan dan kemampuan. saya sangat mengapresiasi beberapa polres telah melakukan beberapa terobosan dibidang pelayanan yang berbasis IT (tingkatkan terus dan pertahankan agar program tersebut berkesinambungan dan keberlanjutan), begitu juga sikap kita semua harus menjadikan diri sebagai petugas yang ramah dan dekat dengan warga, mampu merangkul dan mengajak serta mendidik masyarakat, “harapnya
