Berita

Di Negeri Kincir Angin Radio Masih Pilihan Pertama

Di Negeri Kincir Angin Radio Masih Pilihan Pertama

Bukan cuma lantunan musik paginya yang mengalun lembut, sembari memandang ke luar kaca pembatas ruang yang memperlihatkan bunga segar tulip sedang mekar, suara musik ini juga menghangatkan badan dari dingin udara di Amsterdam saat ini.

Jelajah ke Negeri Bekas Penjajah.2

Alunan indah musiknya membawa ingatan ke nostalgia masa remaja. Namun irama indahnya yang lembut mengingatkan untuk segera bergegas ke Rijk Musium untuk tenggelam ke masa silam dengan dokumen dan arsipnya.

Dan dari sana, aku ingin menikmati Indonesia khususnya Kalimantan Barat dengan masa lalunya. Ingin hanyut pada suasana West Borneo, mengarungi Pontianak serupa parit dan sungainya bagaikan kanal yang ada di Holland, atau Landak dengan kejayaan berlian serta Sukadana dan Sambas yang eksotis serta berderet lainnya lagi.

Alunan suara dari radio di negeri Netherland ini mengantarkan ke Rijk Musium, dan dari sana membenarkan kata-kata bahwa buku dan membaca adalah jendela dunia.

Dan dengan radio serta buku, aku sedang bersiri di belakanh jendela menatap dunia …

(Leiden Belanda, 18 April 2026. Pukul 08.05 atau 13.05 WIB)