3.
“Djali-Djali Bintang Kedjora” berisi 15 judul cerpen yang dimuat di Majalah Sastra Horison pada 2011-2015, plus satu judul pada edisi HUT ke-50 pada Juli 2016. Adapun dua judul lain diambil dari “Si Murai dan Orang Gila” (Kumpulan Cerpen Terbaik DKJ 2010) dan Jurnal Sastra (edisi perdana September 2012). Terkait prestasi inilah, CGR diminta Taufiq Ismail selaku pendiri Majalah Sastra Horison untuk menjalankan wajah baru pada 2018. Prestasi ini pula yang menjadikan CGR sebagai sastrawan dengan cerpen terbanyak di Majalah Sastra Horison selama lima tahun dan menjadi orang Betawi satu-satunya yang duduk sebagai redaktur di majalah tersebut. Di dalam bukunya, CGR menampilkan cerpen-cerpen yang ditulis dengan beragam eksplorasi gaya penulis, termasuk penggunaan semua ragam bahasa dan ragam ejaan yang pernah ada di negeri ini. Tampak sekali CGR ingin melakukan terobosan yang berbeda dalam penulisan cerpen sehingga berbeda dengan para pendahulunya. Simak endorsement pada sampul belakang “Djali-Djali Bintang Kedjora”:
“Sangat langka penulis Indonesia berdarah Betawi yang memilih Dunia Betawi sebagai wilayah kreatif. Karena itu kemunculan CGR layak disambut penuh suka-cita. Melalui Djali-Djali Bintang Kedjora (dan Sebelas Colen di Malam Lebaran: Setangkle Cerita Betawi, Masup Jakarta, 2008) CGR memberi perspektif baru tentang sastra Betawi dengan gaya penceritaan yang segar dan memikat. Sebuah buku yang layak dibaca dan disimak para pecinta dan pengamat sastra Indonesia. CGR pantas menjadi kebanggaan Betawi dan Indonesia.” (Ahmadun Yosi Herfanda, Redaktur Sastra Surat Kabar Harian REPUBLIKA)
“Sebagaimana Graham Green menemukan Malgudi dalam cerpen-cerpen R.K. Narayan, tentunya tidak berlebihan apabila saya mengatakan bahwa saya menemukan Betawi dalam cerpen-cerpen CGR. Sebagai sahabatnya, yang mengikuti proses kepenulisannya sejak awal, saya sangat berharap cerpen-cerpen CGR pada suatu saat nanti diterjemahkan ke dalam sebanyak-banyaknya bahasa asing.” (Dr. Cecep Syamsul Hari, Penyair & Redaktur Majalah Sastra HORISON)
DJALI-DJALI BINTANG KEDJORA: KUMPULAN CERITA SEJARAH DAN BUDAYA ~ BETAWI, BATAVIA, JAKARTA
Baca Juga:Hari Ini “Harmoni dari Sekolah”
