teraju.id, Pontianak – Wakil rakyat di DPR-MPR RI khususnya Fraksi NasDem bergerak lebih maju soal pro-kontra Sultan Hamid II pengkhianat atau pahlawan nasional sebagai buntut trending topik panas nasional. Yakni sejak dictuskan oleh Prof DR AM Hendropriyono dan Prof Dr Anhar Gonggong (lihat Agama Akal TV dan teraju.id chanel YouTube) bahwa Sultan Hamid II Sang Perancang Lambang Negara dan diplomat ulung pada Konferensi Meja Bundar sehingga Indonesia diakui kedaulatannya oleh bangsa-bangsa di dunia sebagai tidak layak, atau cacat sejarah, bahkan pengkhianat negara, Caranya dengan membuka seminar nasional visual dan virtual. Menampung aspirasi seluruh rakyat Indonesia. Tepatnya pada Sabtu, 11 Juli 2020. Persis sehari sebelum 107 tahun kelahiran Sultan Hamid II Alkadrie, sultan ke-7 Qadriyah Pontianak.

Anggota DPR MPR RI Syarief Abdullah Alkadrie menegaskan bahwa undangan bersifat terbuka, wabil khusus kepada guru besar sejarah Universitas Indonesia yang juga Wakil Ketua Dewan Gelar Kepahlawanan Prof Dr Anhar Gonggong, mantan Kepala BIN Prof Dr AM Hendropriyono, guru besar sejarah UGM Prof Dr Djoko Suryo dan pihak pihak yang masih menilai Sultan Hamid II pengkhianat negara.

“Kami mengundang secara terbuka seluruh rakyat Indonesia yang punya atensi pada ‘pelurusan sejarah’ sekaligus bersimpati pada pengusulan Allahyarham Sultan Hamid II sebagai Pahlawan Nasional. Ayo kita urun rembug data dan fakta seeta analisa yang ilmiah melalui seminar plus webinar nasional bersama kami para wakil rakyat–DPR/MPR Fraksi NasDem, pada hari Sabtu, 11/7/2020 di Hotel Aston dan webinar yang link-nya bisa diterima melalui Panpel Teknis,” ungkapnya.