teraju.id, Pontianak – Sosok Doktor kelahiran Lamongan 1979 bukan orang baru dalam pergerakan ekonomi dan keuangan syariah Kalimantan Barat. Sebagai akademisi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, ia kerap kali muncul di acara-acara yang digelar Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Kalimantan Barat. Sosoknya yang aktif memudahkannya mengembangkan networking. Diantaranya untuk Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara (Apimsa) Kalbar yang dia pimpin.
“Nanti bisa kerjasama dengan Apimsa ya Bang,” ungkap alumni doktoral manajemen Universitas Tanjungpura tahun 2023 ini seusai coffee morning KDEKS di Bank Kalbar yang dihadiri Gubernur Kalimantan Barat H Ria Norsan. Dan serial kegiatan National Halal Fair Kalimantan Barat tahun 2026 menjadi debutan pertamanya seusai pelantikannya sebagai Ketua Apimsa, sepekan sebelum Ramadhan. Tak tanggung-tanggung ada empat pejabat teras Apimsa disodorkannya menjadi narasumber media official NHFKB26 bertempat di panggung Mesjid Raya Mujahidin dan semua pakar-profesional pada bidangnya.

Acara didapuk awal hingga paroh Ramadhan. Talkshow interaktif di hadapan 2-3k massa yang membanjiri 300-an lapak Pasar Juadah Ramadhan terbesar Kalimantan Barat.
Tematik bahasan dimulai dari geliat UMKM, pembinaan, produksi, packaging, ketahanan pangan, hingga Blue Economy. Ekonomi lingkungan hidup lestari yang sustainable. Reuse. Refuge. Recycle. Mempertahankan daya dukung lingkungan tetap optimal.
