Berita

Evaluasi Sail Karimata: Sukses, namun Sampah jadi PR

Evaluasi Sail Karimata: Sukses, namun Sampah jadi PR

teraju.id, Pontianak–  Sepekan setelah terselenggaranya acara puncak Sail Selat Karimata 2016 di Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat, masih ada masyarakat yang belum mengetahui agenda nasional ini. Sebagian masyarakat hanya mengetahui Sail Selat Karimata merupakan suatu daerah di Kalimantan Barat yang indah dan memiliki tempat wisata yang bagus.

Padahal, Sail Selat Karimata ini merupakan program nasional tahunan dengan tujuan untuk mempromosikan wisata bahari. Sail yang berarti berlayar, merupakan program nasional dan tahunan yang didukung oleh menko maritim. Seperti sebelumya ada kegiatan sail yang lain seperti Sail Tomini dan Sail Wakatobi. Untuk tahun ini, Kalimantan Barat dipercayakan menjadi tuan rumah dalam kegiatan Sail Selat Karimata yang menghubungkan 3 provinsi lainnya yaitu Jambi, Riau Kepulauan dan Bangka Belitung.

Kepulauan Karimata dipilih menjadi tuan rumah acara sail dikarenakan, Kepulauan Selat Karimata memiliki wisata yang sangat berpotensi yaitu cagar alam laut karimata yang dapat menjadi spot diving serta rumah bagi penyebaran karang dan padang lamun (sea grass). Selain itu, di dalam CAL Karimata terdapat 15 jenis mamalia, 22 burung, potensi flora di hutan mangrove-nya bahkan reptil dan primata. Kawasan ini perlu dipromosikan sehingga dapat membantu perekonomian masyarakat di sana karena Kepulauan Karimata masih tergolong kawasan yang tertinggal.