Berita

Garda Terdepan B-2

Garda Terdepan B-2
Peserta dari PT. Cahaya Monica mengikuti pelatihan via zoom meeting
  1. Filosi umum angkutan barang berbahaya.
  2. Klasifikasi bahaya barang berbahaya.
  3. Pelabelan dan penandaan angkutan barang berbahaya.
  4. Prosedur penyimpanan, bongkar/muat, dan pengisian barang berbahaya..
  5. Kapasitas angkut kendaraan.
  6. Keamanan barang berbahaya.
  7. Prosedur tanggap darurat.
  8. Prosedur pelaporan terkait insiden yang melibatkan pengangkutan barang berbahaya.
  9. Peraturan nasional dan internasional pengangkutan barang berbahaya.
    Untuk Kota Pontianak kegiatan ini diikuti oleh PT. Cahaya Morica dan PT. Duta Kapuas Raya (DKR).
    Dari pelatihan ini, Hairudin pemilik PT. DKR mengatakan, “Saye terlambat tahu, make saye kirim satu supir dulu yang dapat mengikuti pelatihan tanggal 13-14 Maret. Tapi selanjutnye, kalo ade pelatihan agik saye mao kirimkan lagi supir yang laen. Bukan ape, ternyate banyak hal dan pengetahuan tentang menjadi pengemudi yang selamat. Maklomlah barang yang dibawa nihkan Barang Berbahaya”.

Kegiatan pelatihan ini juga disambut baik oleh PT. Cahaya Morica. menurut Yudi selaku owner,” Kegiatan ini penting bagi awak kami dalam menjalani aktivitasnya setiap hari agar hal-hal yang tak diinginkan bisa diketahui dan dipahami oleh awak supir, barang jadi aman pak untuk sampai di tempat tujuan”.

“Makenye semua awak supir perusahaan saye, saye ikotkan semue. Insya Allah lulus semue, aman kite dengan peraturan yang akan diberlakukan. Sertifikat tuh berlaku Lima Tahun”.
Yudi pun menambahkan, “Tak ade ruginye dengan biaye segitu tok pelatihan tuh!”, “Karene keselamatan tetap nomor satu”.