Berita

Gelegar Harpandu dan Hartunas dari Kalbar

Gelegar Harpandu dan Hartunas dari Kalbar

teraju.id, Pontianak – Sosialisasi Hari Pantun Dunia (Harpandu) dan Hari Pantun Nasional (Hartunas) sukses digelar secara virtual, Selasa, 7 Oktober 2025. Sosialisasi tidak hanya diikuti kabupaten maupun kota se-Kalbar tetapi juga berbagai provinsi di Indonesia.

Sosialisasi Harpandu dan Hartunas bermula dari usulan pantun sebagai warisan budaya dunia tak benda ke Unesco dan ditetapkan sebagai WBTB di tanggal 17 Desember 2020.

“Untuk merawat WBTB di Rumah Budaya Kampong Caping, yang berhadapan dengan sungai terpanjang di Indonesia — Sungai Kapuas, Kota Pontianak kita telah mendeklarasikan hari pantun dunia dilatarbelakangi oleh kohesi sosial-budaya antarnegara yang ada di Kalimantan. Ada Malaysia dan juga Brunei Darussalam,” ungkap Ketua Panitia Harpandu dan Hartunas, Nur Iskandar dalam laporannya di hadapan Menteri Kebudayaan diwakili Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK Kalbar), Ketua Asosiasi Tradisi Lisan Pusat yang diwakili ATL Kalbar, Gubernur Kalbar, Walikota Pontianak dan 38 multi stakeholder yang mengikuti kegiatan Sosialisasi Hartunas 2025.