in ,

Ikapi Gelar Konferensi Kerja Nasional

teraju.id, Kramat Raya – Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) sejak 14/2 menyelenggarakan konferensi kerja nasional. Konkernas akan berakhir, besok, Sabtu, 15/2/20. Kegiatan diikuti pengurus pusat dan pengurus daerah.

“Konkernas 2020 adalah kelima. Banyak hal telah dicapai, namun masih banyak pula pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,” ungkap Ketua Ikapi Pusat, Rosidayati Rozalina di The Acacia, Jakarta, Jumat dalam sambutannya.

Hal terpenting yang sudah diselesaikan adalah UU Perbukuan. Sementara yang menjadi PR adalah harga kertas hingga pembajakan atas hak cipta.

Industri perbukuan Indonesia dinilai tumbuh. Hal ini ditandai jumlah penerbit bertambah menjadi 1.716 penerbit, dan antre untuk mendapatkan ISBN. “Ini salah satu tanda produksi buku kita meningkat,” tambah wanita yang akrab disapa Bu Ros.

Masa bakti pengurus Ikapi Pusat tersisa satu tahun. “Pada tahun ini kita harapkan Indonesia Book Fair tetap dapat dukungan Bekraf dan departemen pendidikan,” ungkapnya seraya berharap Konkernas bisa melahirkan penajaman program sesuai turunan UU Perbukuan Nasional. (kan)

Baca Juga:  Salam Insaf, Sekali Lagi Tentang ISBN

Written by Nur Iskandar

Hobi menulis tumbuh amat subur ketika masuk Universitas Tanjungpura. Sejak 1992-1999 terlibat aktif di pers kampus. Di masa ini pula sempat mengenyam amanah sebagai Ketua Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) HMI Cabang Pontianak, Wapimred Tabloid Mahasiswa Mimbar Untan dan Presidium Wilayah Kalimantan PPMI (Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia). Karir di bidang jurnalistik dimulai di Radio Volare (1997-2001), Harian Equator (1999-2006), Harian Borneo Tribune dan hingga sekarang di teraju.id.

Perundungan di Sekolah

Ikapi Pilih Ketua Umum Via e-Voting dan Konvensi