Berita

Indonesia Miliki 28 Tahun untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

Indonesia Miliki 28 Tahun untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Buku Memupuk Kemakmuran-1

Diurai lebih lanjut, Indonesia memang belum dapat mencapai kedaulatan pangan mengingat bahwa sebagian bahan pangan hanya dapat diperoleh melalui impor seperti gandum, bahan baku roti dan mie. Sementara, tanaman gandum itu sendiri tidak dapat hidup di alam tropis seperti Indonesia.  Jika ketahanan pangan tercapai pada tahun 2045, diharapkan pada 2085 atau tujuh puluh tahun kedua kemerdekaan RI, mimpi bangsa Indonesia yang oleh Presiden Jokowi dikumpulkan melalui kapsul waktu, dapat terwujud.

Masih menurut Wandi S Brata, buku ini merupakan pengamatan jeli dari para penulisnya dengan memuat sebagian besar provinsi Indonesia yang ternyata menggunakan bahan pangan sebagai lambang daerahnya. Sekalipun digunakan sebagai lambang, ketahanan pangan ternyata tidak terwujud dalam pembangunan daerahnya.

Memang ada berbagai istilah terkait dengan pangan yakni, swasembada, kemandirian, ketahanan ataupun kedaulatan yang memiliki pengertian yang berbeda. Namun pada intinya, buku ini mengajak bangsa Indonesia untuk membangun ketahanan pangan termasuk di dalamnya mewaspadai pola dan budaya pangan agar tidak terjadi food losses (bahan pangan yang hilang) ataupun food waste (makanan yang terbuang).