in

Jalan Raya Singkawang Timur “Hancur” Telan Korban

Foto repro Tribun News
Foto repro Tribun News

Teraju News Network – Kondisi jalan raya yang menghubungkan Kota Singkawang dengan Kabupaten Bengkayang semakin hancur. Jalan rusak ini mulai kawasan Beruang Hitam hingga Persekolahan Nyarumpkop.

Tokoh masyarakat Singkawang, Direktur Singkawang Educational Training Centre, Dr Aria Jalil dalam media sosial miliknya mengeluhkan sebagai berikut:

Jln Singkawang-Bengkayang semakin parah. Akibatnya mobil ambulan terlambat tiba di UGD. Penggunaan bahan bakar, resiko kerusakan org dan kendaraan bertambah. Arus barang terhambat. Rasa was-was, kesal dan gerutuan meningkat. Mungkin juga dosa kita pun bertambah karena omelan dan tudingan yg tdk jelas kepada siapa. Dan ini sdh berlangsung tahunan. Ahli ekonomi mungkin akan bilang: “Ini contoh trickle down effects atau spill over effects yg vicious yg mendatangkan kerugian monetary dan non monetary yg tanpa batas”.

Cuitan itu mendapatkan tanggapan masyarakat luas. Intinya warga berharap perhatian pemerintah untuk segera merehab jalan akses utama tersebut.
Walikota Singkawang Chai Chui Mie pada medio 2020 turun ke lapangan jalan yang rusak tersebut didampingi Kadis Pekerjaan Umum dan Camat Singkawang Timur.

Baca Juga:  Indihome Masih Gangguan, Koneksi Belum Stabil

Menurutnya, Pemkot Singkawang berupaya merehab berupa penambalan batu, karena jalur jalan provinsi. Nomenklatur anggaran rehab jalan kewenangan provinsi. “Kami kerahkan perusahaan untuk memperbaiki,” katanya. Terutama kendaraan sawit dan kontainer yang hilir mudik.

Gubernur Kalbar menyadari tanggungjawab provinsi itu. Kini digodok dalam RPJMD 2021. (kan)

Written by teraju.id

Eka Hendry Ar

L e g a c y

lambang negara garuda pancasila

Apakah Indonesia tidak punya standar bentuk lambang negara?