Teraju.id. Pontianak – Mensikapi ditemukannya Bom di Bekasi oleh Densus 88 Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Drs. Musyafak SH.MM menginstruksikan kepada para Kapolres untuk melakukan silaturahmi dengan para tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, para Ketua Ormas keagamaan, para Ketua FKUB, Ketua MUI ketua PGI agar mereka bisa bersama sama mengingatkan umatnya, untuk tidak mudah terprovokasi terindoktrinasi dengan ajaran Radikal yang tidak sesuai dengan nilai nilai Luhur Pancasila dan Nilai nilai Agama.
Tidak ada satu agamapun dimuka bumi ini melegitimasi kekerasan apalagi sampai menimbulkan kerusakan dan pembunuhan.
Kapolda Kalbar mengingatkan kepada para Kapolres untuk memberdayakan para Bhabinkamtibmas yang ada di desa desa, jangan biarkan warga di desa penugasannya ada yang ikut Faham Radikal, bangun komunikasi dengan seluruh masyarakat melalui kegiatan Door to Door System atau kunjungan dari rumah kerumah.
Ajak Babinsa dan Kepala Desa untuk bersama sama melakukan kunjungan dari Rumah ke rumah warga.
Kalau di tahun 2016 ini target kunjungan Bhabinkamtibmas setiap harinya tiga rumah, maka mulai tahun 2017 bulan depan, target Kunjungan setiap harinya lima rumah.
