in

Kementan Akan Memproduksi Kalung Anti Corona, Ini Tanggapan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Untan

WhatsApp Image 2020 07 10 at 22.16.31 1
Ilustrasi Kalung Anti Virus Corona. Sumber : Pertanian.go.id

teraju.id, Pontianak – Kalung antivirus corona akan diproduksi massal oleh Kementerian Pertanian (Kementan) dengan berbahan dasar eucalyptus (kayu putih). Rencananya akan diproduksi massal pada bulan Agustus mendatang. Kementan juga akan bekerja sama dengan PT Eagle Indo Pharma dalam memproduksi kalung tersebut.

Rencana Kementan dalam produksi kalung anti corona mendapatkan tanggapan dari sejumlah pihak, seperti beberapa mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Salah seorang mahasiswa mengaku awalnya tidak mengetahui adanya kalung anti corona, namun dia belum percaya kalung tersebut bisa membunuh virus corona. “Karena belum pernah mendengar apa itu kalung corona, mungkin belum percaya bisa membunuh virus corona,” ungkap seorang mahasiswa yang enggan disebutkan namanya, Senin (06/07/2020).

Mahasiswa Fakultas Kedokteran tersebut juga berpendapat virus corona dapat dicegah jika tetap menjaga kebersihan diri, menjaga pola hidup sehat, makan dengan teratur, memiliki durasi tidur yang cukup. Pola hidup sehat dilakukan agar tubuh selalu sehat dan antibodi tetap kuat agar tercegahnya dari virus corona. Penerapan berjemur di bawah sinar matahari merupakan langkah untuk mempekuat antibodi saja. Dia menambahkan bahwa kalun anti corona tersebut hanyalah sebagai reaksi penenang pada tubuh. “Menurut aku mungkin kandungan yang ada dalam kalung tu kali yang beri efek tubuh kita supaya tetap kuat, tubuh jadi rileks, tubuh jadi tenang yang bise nimbulkan perasaan/emosi yang pasti jadi tubuh kite tetap kuat. Mungkin kalung tu dibuat sebagai aromaterapi supaya tubuh jadi rileks,” ujar mahasiswa tersebut.

Baca Juga:  UPT KPH Wilayah Sintang Timur Menuju Indeks Desa Mandiri

Mahasiswa tersebut juga menambahkan bahwa jika sudah diuji dan berhasil, dia akan mendukung produksi massal kalung tersebut. “Kalau udah diuji dan diteliti dari pihak ahli farmasi ditambah udah teruji dari tenaga medis lain kayak dokter dan lain-lain ditambah sesuai BPOM ditambah terbukti emang bisa, pasti didukung. Penelitian-penelitian yang mendukung juga perlu soalnya kasian yang beli dan menggunakan kalung tu kalau belum pasti bisa atau ndak nangkal corona,” ungkapnya.

Tanggapan mengenai kalung anti corona juga diutarakan Fherend (19), seorang Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Fherend berpendapat kalung anti corona masih belum jelas pada mekanisme kerja khasiatnya dan kurang membantu yang pasti pada kesehatan tubuh, sehingga masih perlu adanya penelitian dan uji coba. Fherend menyarankan untuk tetap berhati-hati pada produk yang seperti ini dikarenakan adanya ketakutan jika produk tersebut bisa saja menjadi Hoax. Produk tersebut hanya daya tarik masyarakat untuk membeli produk tersebut. “Idenya unik, tapi kalau memang masih belum jelas kandungannya, dan belum ada penelitian atau apapun kalau emang ada bisa dikembangkan. Kalau emang benar bisa dikembangkan sih, harus ada penelitian-penelitiannya, dan uji cobanya juga. Kurang jelas sih gimana mekanisme kerjanya sehingga sebuah kalung bisa mencegah virus korona, padahal penyebaran korona itu sendiri dari droplet. Pasti diragukan kekhasiatannya.”

Baca Juga:  Usai Pelantikan, BWI Kalbar Segera Susun Skala Prioritas

Sama seperti mahasiswa sebelumnya, Fherend akan mendukung Kementan pada produksi kalung anti corona jika berdasarkan penelitian. “Mendukung kalau emang didasarkan dari hasil penelitian, udah jelas kandungannya, sama terbukti khasiatnya, bisa menjadikan produk itu produk yang masuk akal. Bukan malah jadi produk yang buang-buang uang negara,” ujar Fherend. (mkl)

Data Narasumber:

  1. Nama: Ersi Aprilia Fransiska
  2. Nama: Fherendita
    Alamat: Jl. Budi Utomo No. 19
    Tempat Tanggal Lahir: 30 November 2000
    Pekerjaan: Mahasiswa

Sumber berita:
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5079578/ri-bikin-kalung-antivirus-corona-produksi-massal-bulan-depan

Written by teraju.id

WhatsApp Image 2020 07 10 at 22.16.29 1

Hujan Deras Melanda Singkawang, Genangan Banjir hingga 50 CM

WhatsApp Image 2020 07 11 at 06.43.56

Rumah Literasi: KESAN DI BALIK PENULISAN BUKU “GORESAN PENA GADIS PEMANGKAT”