Lewat lomba video pendek, masih kata Boy, BNPT dan FKPT ingin menggiring pelajar dan generasi muda pada pemanfaatan gawai yang dimilikinya secara positif. Dalam prosesnya, pelibatan pelajar dalam pencegahan terorisme tidak hanya diisi dengan lomba, melainkan juga pelatihan teknis pembuatan video dengan baik dan benar.
Mantan Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri itu jugan mengatakan, keikutsertaan pelajar pada lomba video pendek juga wujud kongkrit keterlibatan di pencegahan terorisme. “Karena karya video yang adik-adik hasilnya diunggah di media sosial, akan dinikmati masyarakat luas sebagai materi kontrapropaganda terhadap ideologi radikal terorisme,” tandasnya.
Di akhir sambutannya, perwira Polri penyandang 3 bintang di pundak itu mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pencegahan terorisme. ia menegaskan, aparatur pemerintah serta TNI dan Polri tidak akan tuntas mengatasi permasalahan terorisme tanpa adanya keterlibatan masyarakat.
“Dengan bersama-sama saya yakin kita akan bisa merasakan kedamaian di Indonesia,” pungkas Boy. [shk/shk]
