Berita

Kepergian Dr. Marwan al Sultan dan Krisis Kemanusiaan di Gaza

Kepergian Dr. Marwan al Sultan dan Krisis Kemanusiaan di Gaza

Namun bagi warga Gaza, nama Dr. Marwan akan terus hidup. Ia adalah simbol dedikasi tanpa pamrih. Ia tetap tinggal ketika semua bisa memilih pergi. Ia memilih melayani ketika hidupnya dalam ancaman. Ia adalah dokter yang pernah berkata: “Saya tak bisa menyembuhkan perang, tapi saya bisa menyembuhkan dampaknya satu pasien demi satu pasien.”

Lantas quo vadis Gaza setelah kepergian Dr. Marwan? Ke mana arah mereka akan menuju? Dalam kekosongan ini, muncul kebutuhan mendesak: perlindungan tenaga medis, penguatan sistem kesehatan darurat, dan yang terpenting—gencatan senjata yang sungguh-sungguh. Tanpa itu, setiap rumah sakit di Gaza hanya akan menjadi rumah duka berikutnya.

Dr. Marwan mungkin telah tiada, tapi pertanyaan besar itu belum dijawab: Berapa banyak dokter lagi yang harus gugur agar dunia benar-benar melihat?

Catatan: Artikel ini ditulis untuk menghormati jasa Dr. Marwan al Sultan dan memperkuat seruan global agar dunia tak menutup mata atas penderitaan sipil di Palestina.