Hari ini, Selasa, 19 Nopember 2019 adalah hari yang sangat bersejarah bagi kami di Kampoeng English Poernama (KEP) yang berjuluk komunitas Bahasa Inggris terbesar di Kalbar bertagline Moeda-Millenialis-English-Relijius (M2ER) berkedudukan di Pondok Agung Permata, Parit Tokaya, Pontianak Selatan, Kalimantan Barat. Yakni dimulainya gerakan filantropis berbentuk KEP’s Fundrising. KEP’s Fundrising ini bernaung di bawah payung hukum Yayasan Visi TOP Indonesia akta pendirian No 59 tertanggal 9 Februari 2016 bermitra dengan Yayasan Bina Antarbudaya sebagai perwakilan AFS Internasional di Indonesia berkedudukan di Jakarta.
Bersejarah karena sejak beraktivitas di tahun 2013 hingga sekarang senantiasa bergerak atas dana mandiri. Namun karena besarnya ikatan sosial yang telah terbentuk sehingga menghasilkan gerakan sosial baru di kalangan “moeda-mellenial yang menekuni bahasa internasional English” menyalurkan pula spirit relijiusitas untuk “doing something”. Melakukan sesuatu yang masuk akal, namun riil untuk dilaksanakan. Terlebih masih dalam koridor sociopreneurships, kewirausahaan sosial, di mana KEP ditancapkan sebagai wahana pembinaan generasi muda menuju Indonesia Raya nan jaya sebagai salah satunegara adidaya atawa superpower dunia.
Gerakan fundrising perdana ini dilecut oleh program kesehatan KEP’s Health bekerjasama dengan Rumah Sehat Munzalan Mubarakan yang akan melaksanakan Training Bekam Sunnah Rasulullah SAW. Mengapa KEP’s Health tertarik melakukan filantropis Bekam Sunnah ini? Karena atlet Olimpiade-Negeri Paman Sam melakukannya. Karena artis Hollywood Uncle Sam menekuninya sebagai bentuk terapi kesehatan. Bahkan Ohio State University pun merekomendasikan kesehatan ideal umat manusia via bekam yang telah banyak ditinggalkan akibat menyeruaknya hegemoni obat-obatan kimia. Padahal obat-obatan kimia selalu menyisakan residu, sementara bekam tidak.
KEP’s Fundrising for “Bekam Sunnah”
