Ini semua dimulai sembilan bulan yang lalu, dimana saya bersama siswa-siswi se-Kalimantan Barat mengikuti seleksi pertukaran pelajar dari Bina Antarbudaya. Saya memberanikan diri untuk mendaftar walupun saya tahu, waktu itu saya hanyalah siswa dari sekolah biasa di kabupaten yang jauh dari ibukota provinsi. Tetapi karena niat saya yang kuat dan dapat dukungan dari keluarga serta teman-teman, saya akhirnya bisa melewati semua seleksi di tingkat provinsi yang membawa saya menuju tingkat nasional. Oiya, waktu itu program dari Bina Antarbudaya ada dua, yaitu YES (Youth Exchange and Study) dan AFS, dan saya terpilih untuk mengikuti tahap lanjutan program YES di Jakarta yang mana program ini hanya tertuju ke satu negara, yaitu Amerika Serikat. Akhirnya saya pun dinyatakan lulus untuk program YES. Perasaan saya campur aduk dan semuanya seakan hanyalah mimpi. Saya sangat bersyukur dan berterimakasih untuk keluarga, pihak sekolah dan tentunya Bina Antarbudaya Chapter Pontianak yang telah banyak membantu dan mendoakan saya.
Kisah Pelajar Kalbar di Wisconsin, Penghasil Keju dan Susu Terbesar di AS
