Koordinator Komisi Yudisial Republik Indonesia Penghubung Wilayah Kalbar, Budi Darmawan menjelaskan, kalau persyaratan untuk mendaftar CHA masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Hanya yang membedakan dari tahun sebelumnya, yaitu proses seleksi. Tahun 2021, kata Budi, proses seleksi CHA hampir semua online.
Budi menjelaskan, prosesnya mulai dari pengumuman dan penerimaan pendaftaran (1-22 Maret 2021), seleksi administrasi (27-31 Maret 2021), seleksi kualitas ( April 2021) semuanya online. Hanya seleksi kesehatan dan kepribadian (Juni 2021) , serta seleksi wawancara dan penyerahan ke DPR (Agustus 2021) saja yang bertatap muka.
“Jadi bapak/ibu hakim tinggi atau pun masyarakat Kalbar yang berminat silakan mendaftar. Prosesnya sudah sangat mudah. Sebab hampir semua seleksi via online. Bahkan nanti kalau merasa khawatir untuk tes wawancara, bisa mengajukan ke KY untuk via zoom saja. Hanya tes kesehatan saja yang harus datang ke Jakarta,” kata Budi.
Untuk mendaftar, kata Budi, peserta harus memiliki email. Sebab, kalau tidak ada email, calon peserta tidak bisa melakukan pendaftaran. Untuk mendaftar, Budi mempersilakan calon pendaftar mengunjungi situs dengan alamat (rekrutmen.komisiyudisial.go.id). setelah terdaftar di situs tersebut, berikutnya peserta harus mengisi formulir yang sudah disiapkan.
