Berita

Kota Pontianak Dijaga Ketat 2.780 Aparat, Habib Rizieq Digantikan Kyai Lain

Kota Pontianak Dijaga Ketat 2.780 Aparat, Habib Rizieq Digantikan Kyai Lain

teraju.id, Pontianak- Rencana kedatangan imam besar Front Pembela Islam Habib Rizieq ke kota Mempawah disambut pengawalan ketat seiring protes keras yang dilancarkan organisasi masyarakat adat Dayak. Polisi dan TNI berjaga di lokasi strategis jalan, rumah adat, maupun rumah ibadah. Tak terkecuali pasar.

Dalam liputan teraju.id, Masjid Raya Mujahidin di saat khatib naik mimbar Jumat, 5/5/17 berlangsung normal. Tidak ada satupun nukilan khutbah yang menyerempet kata-kata kafir, melainkan teknis ibadah menyambut bulan suci Ramadhan kepada umat Islam. Demikian isi khutbah Ketua PW Muhammadiyah Kalbar, Pabali Musa.

Seusai shalat Jumat yang biasanya ada orasi sebagai bentuk dukungan kepada ulama, tak terdengar. Hal ini bertolak belakang dengan adanya seruan di sosial media yang mengajak umat berduyun-duyun ke Mujahidin dengan mengenakan pita kuning di lengan dan siap mengawal ulama dari FPI ke Mempawah setibanya di Bandara Soepadio. Seruan-seruan seperti ini di sosial media membuat keadaan terasa menegangkan. Seperti sudah mau perang.

WhatsApp Image 2017-05-05 at 16.43.54

Kendati demikian aparat tidak mau kecolongan. Penjagaan ketat tampak di pintu masuk masjid Mujahidin. Terlihat aparat TNI memegang senjata api laras panjang. Hal yang sama tampak dilakukan pula di Rumah Adat Dayak tak jauh dari Mujahidin, yakni di Jalan Letjen Soetoyo. Jaraknya kira-kira 500 meter. Tampak aparat TNI berjaga dengan senjata api di tangan.

2 Komentar

  1. Dwi Wahyudi
    May 5, 2017 pukul 9:28 pm

    Semoga situasi dan kondisinya bisa selalu terjaga ya Bang 🙂

  2. Gandhi
    May 6, 2017 pukul 2:26 pm

    Kurang update nih… HRS kan masih di Arab. Masa dibilang batal mendarat?

Komentar ditutup.