Berita

KRB 1992

KRB 1992

Pohon berumur lebih satu abad sebuah keistimewaan. Apalagi di kota besar seperti Bogor.

Adalah sebuah keistimewaan bisa bertengger di atas banir. Seperti berada di kampung halaman sendiri.

1992 kami ke Bogor. Hasta karya Negeri Kincir Angin saat menguasai Indonesia. Tentu setelah Merdeka, aset besar botani dengan ratusan jenis tanaman, ditangani putra-putri Sang Dwi Warna. Sampai kini terawat dengan baik. Sebuah peralihan pengetahuan yang adiluhung. Lepas dari aspek politik.

Keberadaan di Kebun Raya Bogor (KRB) adalah niatan utama setelah lulus Latihan Kader (LK-1) terbaik di HMI Cabang Pontianak dan dapat promosi LK-2 di HMI Cabang Ciputat dimana saat itu nama besar lokomotif pemikiran Islam Prof Dr Nurcholis Madjid masih amat sangat sentral. HMI Cabang Ciputat juga dikenal kental akan kajian filsafat.

Saya bersama kakak tingkat Usman Yahya punya pilinan sejarah yang sama dengan Ciputat. Ayah saya yang juga assabiqunal awwalun HMI Cabang Pontianak beberapa bulan studi Spadia Kementerian Agama di IAIN Ciputat (kini UIN). Begitupula Usman Yahya dimana ayahnya Yahya Natsir studi di IAIN Ciputat.

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *