Menurut pak Yarno (55th) menambahkan masyarakat di Teluk Surau Desa Pulau Lemukutan masih merawat tradisi Bellale’. Misalnya saat ini bersama sama mendirikan bagan yang hancur terkena ombak kemaren.
Masyarakat secara bersama sama, bergantian mendirikan kembali bagan mereka. Untuk kebutuhan makan dan minuman disediakan pemilik bagan.
Lebih lanjut Par Yarno berharap masyarakat Dusun Karang Timur Teluk Surau merawat tradisi Bellale’ ini sebagai kekuatan dalam membangun Desa Pulau Lemukutan.
Keikutsertaan anak-anak dalam menjaga tradisi ini sangat penting, merekalah penerus dan pewaris Bellale’ di pesisir Lemukutan. (Rilis)
