teraju.id, Pontianak – Oleh Ayah, aku didaftarkan masuk SMP Mujahidin. Padahal saya ngebet pingin masuk SMPN 3 teladan dimana beliau juga pernah tugas mengajar di sana. Seangkatan dengan Ketua PGRI Kalbar cum DPR RI asal Golkar H Syamsumin.
Ternyata masuk SMP Mujahidin tahun 1986 membawa hikmah mendalam. Melalui Masjid Raya Mujahidin sebagai mesjid terbesar provinsi, saya dapat banyak ilmu dan pengalaman. Salah satunya tokoh Muhammadiyah H Umar Ya’cob Lc. Beliau sosok sarjana Timur Tengah pertama yang saya kenal. Jago Bahasa Arab. Memimpin SMP Mujahidin dan SMP Muhammadiyah yang hanya berjarak 500 meter dari bentang jalan arteri utama Kalimantan Barat Jl Jenderal Ahmad Yani. Beliau asal Jawa. Istri Jawa. Anak-anak lahir di Pontianak semua. Rumahnya di kompleks mesjid raya. Hanya beberapa meter dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Pontianak Selatan yang dipimpin ayah. Wajar kami macam keluarga. Apalagi ayah dan Pak Umar Ya’cob Lc juga adalah imam tetap Mesjid Raya Mujahidin kala itu.
