Berita

Menikmati Dinginnya Air Terjun Pacur Aji

Menikmati Dinginnya Air Terjun Pacur Aji

Keesokan paginya, kami segera berkemas karena akan pergi ke air terjun. Papa menyebutkan ada air terjun terdekat di sekitar daerah tempat kami menginap. Tak butuh waktu lama, akhirnya mobil kami tiba di sebuah gerbang masuk. Dimana, di atas gerbang masuk itu ada papan petunjuk lokasi wisata yang bertuliskan “Taman Wisata Pancuraji”. Mobil kami dan rombongan lainnya pun memasuki kawasan menuju tempat air terjun tersebut.

Awalnya, jalanan tersebut biasa saja. Semakin lama kami memasuki kawasan ini, jalanannya semakin terjal dan sangat memacu adrenalin. Jalanannya curam, menantang dan berbukit-bukit. Saya hanya pasrah saja, sedangkan adik-adik saya sangat antusias tatkala mobil beranjak naik dan turun yang dirasanya seperti naik rooler coaster.

Tiba-tiba, mobil kami berhenti. Papa pun turun, melihat, apakah mobil yang lain mampu menaiki jalan berbukit yang curam. Ketika, saya melihat di belakang. Saya seperti naik di atas bukit dan dapat melihat pemandangan kota yang cukup luas dari atas sini. Menakjubkan!

Tapi, perjalanan kami belum berakhir. Kami terus berjalan masuk, bagai menyusuri hutan yang sangat lebat.