Udang yang selama ini diburu pemancing di sungai yang tenang –itu pun dengan susah payah berhari malam, di sini macam datang mendekat.
“Macam begurau mancingnya,” kata Bang Mulyadi, ketua panitia yang hari itu memancing di tangga air di depan masjid, dan memperoleh beberapa ekor udang galah.
Taqin, panitia lain juga takjub ketika mengikuti Pak Budi melakukan patroli menjaga sungai dari penangkap kepiting. Pola perlindungan alam untuk kepentingan masyarakat hanya bisa dijumpai di beberapa tempat saja.Tidak banyak orang yang sadar mengenai hal begitu.
Tentu saja kekaguman Elmansyah, dosen pembimbing, pada Kades Mengkalang Jambu Agustar, yang menggerakkan masyarakat dengan beberapa kebijakannya. Mulai dari urusan melestarikan udang, hutan, hingga usaha air.
Saya masih mengingat betapa para peserta menilai perjalanan ini sangat menyeronokkan. Mereka juga belajar banyak dari masyarakat di sini. Itulah yang membuat mereka ingin datang ke sini lagi untuk di masa yang akan datang. (*)
