Berita

Menjelajahi Mempawah: Festival Robo-Robo yang Memesona Melalui Mata Seorang Siswa Amerika

Menjelajahi Mempawah: Festival Robo-Robo yang Memesona Melalui Mata Seorang Siswa Amerika

Malamnya, kami mendapat kehormatan menghadiri Upacara Adat Toana di Istana Amantubillah. Dinding-dindingnya dipenuhi dengan potret dan warna-warna cerah, sama seperti pakaian orang-orang di ruangan itu. Upacara Toana adalah sebuah perayaan di mana gelar penghargaan diberikan untuk meneruskan tugas dan tanggung jawab kepada kerabat kerajaan (berdasarkan masing-masing dedikasi mereka). Di awal acara, sebelum upacara dimulai, perkenalan dilakukan dalam bahasa lokal setiap suku. Sangat menakjubkan melihat semua suku yang berbeda ini berada dalam satu ruangan, masing-masing dengan pakaian dan adat istiadat yang berbeda, namun semua tampak serasi.

Hari ketiga dan terakhir kami di Mempawah, Rabu, 20 Agustus, dimulai sangat pagi. Sebelum matahari terbit, semua orang berkumpul di luar untuk acara pagi (Saprahan) bersama Bupati Mempawah Ibu Erlina. Semua laki-laki duduk di satu sisi, dan perempuan di sisi lainnya (berhadapan). Di tengah-tengahnya terdapat sayuran, berbagai macam daging, ketupat, dan Patlau. Perasaan kebersamaan yang saya rasakan saat dikelilingi oleh semua orang yang berbagi makanan sungguh luar biasa. Saya sangat bersyukur mendapat kesempatan untuk datang dan merasakan keramahan Mempawah selama festival Robo-Robo. Ini akan menjadi pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan. (Penulis Sela Ramona L- Siswa Pertukaran Pelajar dari Amerika Serikat, Diterjemahkan oleh Asfiyah Radhya R)