Banyak kepala negara dan kalangan raja menginap di Kurhaus, seperti Carola Ratu Sachsen, Irene Putri Prussia, Presiden AS Harry Truman, PM Inggris Winston Churchil, Presiden Prancis Rene Coty dan Kaisar Jepang Hirohito.
Istri saya, Isna mendapat informasi dari teman lain kami, Hoornik, bahwa tahun 1969 Kurhaus ditutup dan setelah direnovasi dibuka kembali tahun 1979 lengkap dengan Casino Scheveningen.
Tatkala meninggalkan Kurhaus, saya dan istri menyaksikan pemandangan indah lainnya tak jauh dari Kurhaus yang melegenda ini. Antara lain Mahkamah Internasional dan Istana Perdamaian.
Suatu kombinasi yang mengesankan dan menyenangkan tentunya saat kami berdua melihat dari dekat Ridderzaal.
Ridderzaal yang kami saksikan dan dikenal luas sekarang ini aslinya merupakan bagian dari kumpulan istana graaf Flories IV dari abad ke 13.
Saya ketahui, Ridderzaal mempunyai aneka ragam fungsi sepanjang berabad-abad lamanya, yaitu sebagai ruangan pesta, arsip nasional, rumah sakit, lokasi toko-toko dan lotere negara.
Johan menambahkan penjelasannya yang saya kutip utuh, sejak 1904 Ridderzaal pada setiap Selasa ketiga bulan September dipakai untuk pembukaan tahun parlementer dalam sebuah rapat bersama para anggota Staten Generaal, Eerste dan Tweede Kamer (*)
