Ada lagi kejutan lainnya. Munculnya nama Mendagri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi— dari kepolisian dan militer, yang sebelumnya diampu PDIP dan NU. Ya, tanpa perlu dijelaskan panjang lebar, isu deradikalisasi menjadi fokus mereka. Agak riskan bila pendekatan yang diambil salah. Alih-alih kedamaian malah bibit-bibit perpecahan semakin mengemuka.
Yang saya tunggu justru menteri yang menggawangi ekonomi. Melihat komposisi yang hampir mirip periode pertama. Saya agak pesimis melihat perekonomian Indonesia 5 tahun ke depan dapat tumbuh di atas 5 %. Mereka safety player. Kita tidak mungkin menghasilkan sesuatu yang beda di tangan orang yang sama. Padahal terobosan sangat diperlukan buat lompatan ekonomi bangsa. Semoga saya salah.
Yang agak menggembirakan bagi saya. The right man in the right place hadir di kursi kabinet jilid 2. Mahfud MD, Wisnutama dan Erick Tohir. Nama-nama ini cukup memberi angin segar karena track record mereka yang relevan dengan jabatannya.
Selamat bekerja. Selamat mengemban amanah. Semoga husnul khotimah. Happy ending: Indonesia Maju!
