Berita

Pembelajaran TPA Sirajul Islam di Atas Wakaf di Masa Pandemi

Pembelajaran TPA Sirajul Islam di Atas Wakaf di Masa Pandemi
Foto situasi pembelajaran di TPA Sirajul Islam, Sabtu, 191220

Oleh: Nur Iskandar

Muhammad Azdi menyatakan bahwa kini Sirajul Islam sedang mengalami “musim semi”. Telah terjadi pembaharuan nazir dan aset wakaf di atasnya dikelola secara lebih produktif.

Azdi sebagai anggota nazir termuda paling ligat bergerak kesana-kemari untuk memindai silaturahmi yang berujung lahirnya gagasan program kekinian. Azdi tentu tidak sendiri. Dia didampingi dr Nursyam dan “Ami” Attamimi. Seiring musim semi yang sedang tumbuh di Sirajul Islam merekah pula program Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Kalimantan Barat bersama Kanwil Kemenag untuk Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Pada 24-25/11/20 Muhammad Azdi dan dr Nursyam ikut serta bersama 20-an nazir wakaf produktif Pontianak dan sekitarnya. Produktivitas di Sirajul Islam pun menggeliat selaras musim semi terjadi dengan semangat tak terperi.

Fungsi utama mesjid besar dan indah Sirajul Islam di jantung kota, hanya berjarak 2 km dari alun-alun Kota Pontianak semakin baik, di mana waktu shalat Ashar saja jumlah shaf yang penuh mencapai 5 baris. Hal ini pertanda jamaah sekitarnya sangat “care” serta peduli dengan penegakan shalat lima waktu. Begitupula dengan ibadah shalat subuh. Meminjam istilah Mesjid Produktif Jogokaryan dan Munzalan Mubarakan, “Tinggal pendataan jemaah tetap secara akurat sehingga program semakin mantap.”