Berita

Presiden Sastra Taufiq Ismail Bicara Syahdunya Menulis Quran dengan Jari Sendiri

Presiden Sastra Taufiq Ismail Bicara Syahdunya Menulis Quran dengan Jari Sendiri
WhatsApp Image 2019 11 26 at 07.17.36

Background Kak Ando ini spesifiknya alumni Geofisika Universitas Gajah Mada tahun 1994. Ia kemudian bekerja selama hampir 24 tahun sebagai Senior and Chief Geophysicist dan Geophysical Technical Advisor yang bekerja di 6 Negara di Asia, Afrika, Timur Tengah, Amerika Selatan, dan Rusia. Dapatlah dibayangkan atmosfer pertemuan yang melalangbuana hingga ke loncat antarbenua yang ada di dunia. Lompatan dari Go Global Indonesia. Diskusi nan ciamik. Serius tapi santai. Sesekali dilebur renyah camilan serta tawa canda ringan, khas Bina Antarbudaya yang laksana keluarga batih Indonesia Raya.

Finally, but not least, sharing oleh Kak Anies Baswedan (AFS Returni 87-88) mengenai kota Jakarta sebagai ibukota negara. Kak Anies bicara inovasi di bawah kendali kepemimpinannya. Yakni penambahan dan perubahan pada moda transportasi yang terintegrasi. Pembangunan gedung perkantoran sebagai langkah kesiapan menuju Jakarta Urban Regeneration hingga detil-detil rahasia yang hanya dibagi di kalangan terbatas diskusi dan berbagi inspirasi atau mimpi-mimpi Indonesia bermarwah di era digital.

WhatsApp Image 2019 11 26 at 07.17.52

Penutup, tiada banding, sastrawan, pendiri Binabud yang masih segar bugar. Yakni Presiden Sastra Indonesia angkatan 66, Kak Taufiq Ismail. Ia menohok ke esensi wahyu ilahi. Perihal esensi jiwa-raga anak-anak bangsa. Tetangkel experience, pengalaman khatam dan menulis Al Quran dalam waktu 20 bulan.