Bayangkan Kalbar dapat alokasi 9k? Dikali 5j? Angkanya mencapai 4.5M.
Rakor Percepatan dipimpin Asisten 2 Heronimus Hero. Ia mengarahkan agar dibentuk Satgas di 14 kabupaten kota. Demi tasyakur nikmat berupa alokasi self declare gratis tersebut.

*
Masing-masing dinas dan instansi terkait urun rembug. Mulai dari BPJPH Kalbar, Diskop UMKM, BI, Bank Kalbar, KDEKS, Halal Centre IAIN, Balai POM, Dishutbun,Tanaman Pangan, pendamping dan konsultan lapangan, hingga MUI.
Angka 9000 yang hendak digunakan per Juni 2026 taklah sulit dicapai selama data sasarannya valid. Juga hambatan-hambatan di lapangan bisa diamputasi. Maka disimpulkan gebrakannya adalah sbb:
Pertama: Akan dikeluarkan surat edaran atas nama Gubernur untuk membentuk posko pelayanan sertifikasi halal/self declare di 14 kab/kota. Posko di ibukota kabupaten.
Kedua: Bottleneck berupa Nomor Induk Berusaha terkoordinasi PTSP dan pendamping halal serta Dinas Koperasi dan UMKM.
Ketiga: Call Center sementara an Bu Siti, Kepala BPJPH Perwakilan Kalimantan yang ngantor sementara di Kanwil Kemenag Kalbar.
Keempat: Lintas instansi termasuk KDEKS diminta menggiatkan sosialisasi dalam tematik percepatan. *
Foto suasana Rakor Percepatan Sertifikasi Halal Gratis Kalimantan Barat dipimpin Asisten 2 Heronimus Hero, SP, M.Si.
