Berita

Serumpun Berpantun dan Akar Budaya Bugis-Melayu

Serumpun Berpantun dan Akar Budaya Bugis-Melayu
Suasana di beranda Kesultanan Mempawah (Amantubillah) dan landscape sejarah Sultan Hamid II Alkadrie Sang Perancang Lambang Negara Elang Rajawali Garuda Pancasila (Istana Qadriyah) Kesultanan Pontianak.

Genetik Opu menggunakan sastra budaya sebagai elan vital terwujudnya hegemoni keselarasan, persatuan dan hegemoni yang harmoni. Sastra lisan pantun, syair, gurindam menjadi alat dakwah. Persis Wali Songo dalam berdakwah di Nusantara.

Serumpun Berpantun dan Akar Budaya Bugis Melayu.1
Opu Daeng Manambon dan Raja Ali Haji

Nama Opu Daeng Manambon sudah akrab di kuping sejak saya lahir. Sekolah teknologi pertanian ada di kawasan Stadion Opu. Saya pun alumni SMT Pertanian Flora Agung yang bermitra SMT Pertanian Mempawah era 1990. Kerap kali berkunjung studi, dan bersama PKBS adalah keduakalinya berziarah ke Makam Opu Daeng Manambon di Sebukit Rama yang kini semakin rapijali.

Dari sana saya dapat penjelasan Kerajaan Bengkuleng Raja di Karangan dengan alur sungai ke Sebukit Rama dan Kuala Mempawah. Bengkuleng Raja adalah kerajaan Dayak asli yang percaya pada animisme dan dinamisme.

Makam Opu sebenarnya di Karangan. Namun dipindah ke Sebukit Rama. 256 jumlah anak tangga dari posisi dasar. Untuk naik, cukup terengah-engah. Namun ketika sampai, pemandangan begitu indah.

30 hektar kawasan ini adalah cagar budaya. Sejuk. Asri sekali. Pepohonannya besar-besar. Saya menemukan buah singkup dan cempedak hutan berbuah sangat lebat.

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *