dr.Juwita Valen atau yang biasa disapa dengan dokter valen salah satu dokter umun di Pontianak ini juga menuturkan keikut sertaannya dalam rangka mendukung kegiatan yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi terkait dengan virus corona, “virus yang cukup viral yang membuat kepanikan dunia ini tidak terlalu mematikan dibandingkan dengan tuberculosis yang lebih parah. Seharusnya masyarakat lebih aware lagi dengan penyakit yang lebih parah tingkat kematian akibat corona mencapai dua ribu lebih tapi tbc sampai belasan ribu,”

Karena kepanikan yang terjadi ditandai dengan masyarakat yang rebutan masker, dokter muda usia 24 tahun itupun menambahkan, “pesan dari who atau world health association sendiri adalah smart, smile, safe, dan kind. Dengan adanya acara ini saya harap masyarakat lebih banyak belajar.” pungkasnya.
