Workshop konservasi hutan yang digelar oleh Qureta bekerjasama dengan Belantara membidik Desa Sumber Agung sebagai destinasi observasi. Tujuannya adalah untuk mengenal lebih dekat potensi-potensi yang ada di desa ini. Kemudian mengetahui bagaimana bentuk program kerjasama yang dibangun oleh Komunitas Sampan dan warga desa untuk membangun sumber daya alam yang ada.

Banyak potensi alam yang sudah mulai berkembang di Desa Sumber Agung. Mengingat jalinan kerjasama yang baik antara Komunitas Sampan dan para warga. Sekretaris Desa (Sekdes) Sumber Agung menilai, Komunitas Sampan sudah banyak berjasa memberikan bimbingan pemberdayaan potensi alam kepada masyarakat desa. Karenanya masyarakat bisa lebih mandiri memanfaatkan hasil alam.
Salah satu bentuk perberdayaan hasil alam adalah pemanfaatan buah nipah. Buah nipah merupakan tumbuhan yang memenuhi pesisir kapuas. Katanya, populasi Nipah di Kabupaten Kubu Raya ini adalah populasi terbesar kedua di Indonesia setelah papua. Warga desa memproduksi buah dari tanaman yang tumbuh di pinggir kapuas itu menjadi kolang kaling. Hasil olahan tersebut dijual ke pasar yang ada di Batu Ampar. Bahkan, bisa sampai ke luar daerah.
