Berita

Surel dan Sunorel Harpandu-Hartunas

Surel dan Sunorel Harpandu-Hartunas

Jauh hari sebelumnya surat-surat elektronik (surel) untuk kebutuhan dua hari raya pantun (Harpandu dan Hartunas) telah diklik. Save.
Namun berkenaan dengan kali pertama Hari Raya Pantun dilaksanakan seantero dunia, maka surat surat non elektronik (sunorel) juga tidak boleh ditinggalkan. Apalagi untuk pejabat tinggi kelas menteri hingga Presiden RI.

Surel ditunjukkan kepada penatalayanan administrasi. “Surat visual ini antisipasi terlewatnya membuka email,” kata saya disambut ucapan terimakasih.

“Tetap perlu juga surat surat tercetak Mas.” Demikian mereka.
Sampailah saya membawa undangan kepada Presiden RI Prabowo Subianto ke Kemensetneg.

Masuk dengan sekuriti tingkat tinggi. Sama dengan di Mabes Polri saat kami ke Satgas Anti Mafia Tanah. Semua serba canggih, sampai KTP bertukar kartu identitas tamu.

Saya diarahkan ke gedung dekat pohon beringin. Di sana ada perwira AD yang pernah bertugas di Kalbar. Maka saya yang pakai kopiah motif Melayu dan baju motif Melayu sangat mudah diidentifikasi. Kami sempat berbalas pantun soal Pontianak. Selanjutnya saya dapat navigator sampai “mission done”. Begitupula lancar jaya ke Kementerian Kebudayaan RI yang satu kompleks dengan Kementerian Pendidikan yang dipimpin Kyai Mukti. Tak terkecuali ke Kementerian UMKM yang dipimpin “orang Kalbar” Maman Abdurahman, ST.

Alhamdulillah. Puji Tuhan. Lancar jaya. Termasuk ke Gedung Lt.11 Unesco di Plaza Senayan.