Berita

Tembakan Bazoka Bersama Bang Maman

Tembakan Bazoka Bersama Bang Maman

Untuk Kota Pontianak, Bang Maman “menembak” jaringan gas agar warga Kota Pontianak tidak lagi antre dengan tabung, melainkan seperti air pam, tinggal buka keran air mengalir. Begitupula gas, tinggal putar tuas kompor, api pun menyala.

Gas tersebut memang jauh ketersediaannya dari Kota Pontianak karena berada di Kaltim dan Natuna (Kepulauan Riau), sehingga Kota Pontianak belum masuk dari jargas nasional, tetapi dengan terwujudnya pelabuhan internasional Kijing, gas tersebut bisa ditampung melalui storage di sana. “Saya sudah aspirasikan melalui Komisi VII dan Perusahaan Gas Nasional (PGN) sedang melakukan kajian teknisnya.” Maman mohon dukungan dari masyarakat agar “tembakan bazoka” ini berhasil.

Kedua, Bang Maman mengarahkan tembakannya kepada Kalbar sebagai tuan rumah pembangkit listrik tenaga nuklir. “Hasil kajiannya, lokasi terbaik PLTN adalah di Kalbar karena tidak dilewati cincin api (ring of fire), sehingga tidak rawan letusan gunung berapi maupun tsunami,” ungakpnya seraya menyatakan siap pasang badan untuk debat akademik jika ada parapihak yang tidak setuju dengan PLTN tersebut.

Bang Maman menguraikan soal pembelian listrik Kalbar dari Jiran terus berlangsung. “Ratusan miliar dana kita gelontorkan untuk energi listrik ini. Masygulnya masih banyak pula daerah pedesaan yang belum terjamah pasokan listrik,” tuturnya.