teraju.id, Pontianak – 19 Februari kemarin tepat tiga tahun wafatnya guru pers saya asal Brigham Young University, Utah, USA, Prof Ralph D Barney. Beliau wafat dalam usia 91 tahun. Meninggalkan 7 anak dan hampir dua lusin cucu.
Pria jangkung hampir dua meter ini tipikal pria ceria. Suka jokes. Suka sport. Khususnya bersepeda dan relijius. Beliau rajin ke gereja dan menjalankan misi agama.
Secara akademik, khususnya “journalism in ethics and investigative reporting” saya dapatkan dari guru besar satu ini. Beliau adalah President Mass Media Ethics AS yang kasih saya buku Journalism in Ethics dengan 4 prinsip. Saya pakai jurus tell the truth and report it buat koran yang saya pimpin. Bahkan sampai kini di Teraju News Network.
Kedua, minimize harm; Ketiga, be accountable; terakhir keempat adalah act independently.
Saya rasakan keempat jurus itu pamungkas. Alhamdulillah. Sepanjang 32 tahun berkarir di bidang pers saya tidak pernah melakukan pelanggaran. Termasuk berhasil menyelisihi berbagai potensi konflik anarkistik menjadi melodramatik harmonis dalam etnis hingga relijius. Untuk itu saya sangat berterima kasih kepada Prof Ralph D Barney yang mengajar dengan santun kala Shoum Ramadhan di Institute for Training and Development (ITD), Amherst, Massachussets, AS dalam Indo Jurnalist Programe tahun 2001.
