Selanjutnya pelaku Yul menyiram korban dengan air menggunakan gayung sebanyak tiga kali supaya korban bangun, namun ternyata korban tidak sadarkan diri. Pelaku panik dan lari keluar rumah sebentar, kemudian masuk lagi ke rumah dan membawa korban ke rumah sakit Harapan Bersama Singkawang, namun jiwa korban sudah tidak tertolong dan meninggal dunia.
Berdasarkan otopsi pada tubuh korban ditemukan adanya tanda tanda lebam di bagian leher, ada bekas luka sulutan rokok sebanyak dua titik di lengan sebelah kiri, ada tanda merah di atas kemaluan, ada bekas lebam di bagian tulang rusuk sebelah kiri. Penyebab kematian korban karena kekurangan oksigen.
Menurut Suhadi, pengungkapan kasus ini agak lambat karena Pihak Polres Singkawang menunggu kedatangan orang tua korban yg sedang bekerja di negeri jiran Malaysia, “Setelah orang tua korban mengijinkan pihak kepolisian untuk melakukan otopsi, kepolisian langsung bertindak cepat, kordinasi dengan pihak rumah sakit dan hasilnya penyebab kematian korban Lorenzo Fernando alias Nando diidentifikasi karena kekurangan oksigen.”
Bertitik tolak dari hasil otopsi itulah polisi langsung melakukan interogasi kepada Yul, dan akhirnya ia mengakui membunuh korban karena rewel dan mengganggu kenikmatannya merokok. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, saat ini Yul diamankan di Polres Singkawang.
