Ceramahnya yang lugas membedakan mana yang benar dan salah, haq dan batil, sering membuat pedas kalangan penguasa di negara-negara yang ia kunjungi dalam safari dakwah. Inggris, Bangladesh, dan negara tempat kelahirannya, India resmi melarang Dr. Zakir Naik melakukan aktivitas dakwah di sana. Demikianlah sekilas tentang Dr. Zakir Naik.
Setelah sempat bersalaman singkat dengan beliau, saya bergegas berjalan ke depan, mencoba ambil posisi di depan rombongan Dr. Zakir Naik. Targetnya jelas, semoga bisa berfoto bersama cendekiawan muslim ini. Wahyu sudah siap dengan handphone barunya dengan kamera yang canggih. Klik. Jadilah foto momen langka ini: satu frame dengan Dr. Zakir. Setelah sesi foto yang singkat ini, tapak kaki saya yang tidak beralas baru merasakan panasnya lantai keramik di halaman luar masjid demi mendapat kesempatan berharga ini. *
