“Silakan menempati posisi di dekat colokan. Usahakan jaga jarak minimal satu meter. Mengikuti protokol. Colokan sudah saya buat berjarak,” ujar Sardi Beib.
Para peserta mendapatkan masing-masing satu tas dari botol bekas yang berisi perkakas. Alat dan bahan. Sebelum perkakas dibagikan, Sardi meminta mereka menyimak uraiannya. Ia paparkan uUrutan pembuatan wayang kristal. “Fokus ke sini dulu. Kalau dibagikan nanti malah fokusnya ke alat dan bahan itu,” tambah pria tambun ini.

Sardiman, begitu nama aslinya, lantas mengambil botol plastik bekas air mineral ukuran 1.500 ml. Dia memotong sebagian di bagian atas. Bagian di bawah leher. Dan bagian pantat botol. Mengambil bagian botol yang rata. Kemudian ia membelah botol tersebut. Jadi lembaran kotak.
Lembaran kotak dari botol itu lantas ia bolak-balik agar rata membentuk lembaran. Ia siapkan setrika. Lembaran plastik dari botol bekas itupun ia setrika. “Tekan dan gerakkan. Sampai plastiknya rata. Asal gerak dan tidak diam, plastik tidak lengket (ke setrika),” katanya sembari menekan-nekan plastik lembaran dari botol plastik tersebut.
Para peserta serius menyimak. Termasuk yang memantau lewat tayangan live di Facebook Indonesian Upcycle Forum.
