Community

Hobi jadi Pekerjaan, Pekerjaan jadi Hobi

Hobi jadi Pekerjaan, Pekerjaan jadi Hobi

“Baik Bu, saya akan coba siapkan materinya sebaik mungkin. Saya gabungkan sekalian dengan materi pendidikan lingkungan boleh ya Bu,” jawabku kepada kedua guru Aulia ini.

“Alhamdulillah, ini bagus sekali Ayah, kami sangat mendukung. Memang ada satu poin yang terus ditanamkan kepada anak-anak di Al-Azhar ini tentang cinta terhadap lingkungan sebagai bagian dari mensyukuri kebesaran ciptaan Allah,” tanggap Bu Sita, senang sekali.

Aku memulai sesi di kelas Aulia pagi itu dengan mendongeng tentang orangutan. Harapannya, anak-anak tidak bosan dengan penjelasan yang terlalu teknis tentang profesi orangtua. Alhamdulillah, cerita pengantarku tentang mengapa orangutan harus tetap ada di ‘rumahnya’ di hutan dan mengapa ‘rumah’ orangutan harus kita jaga bersama, berhasil memancing beberapa kawan Aulia tertarik bertanya lebih jauh tentang orangutan. Ada yang bertanya, siapa yang memberi makan orangutan. Ada juga yang bertanya, apa saja yang dimakan orangutan. Kalau orangutan lahir, siapa bidannya.

Seru ya cara anak-anak bertanya, kadang-kadang sama sekali jauh dari bayangan kita sebelumnya. Sangat khas anak-anak. Sampai sejauh ini, semuanya bisa kujawab berdasarkan beberapa referensi dan bekal dari Albert dan Mas Uyung, pakar orangutan yang kami miliki di WWF.