Investasi Pak Yayi Een itu kemudian digunakan oleh Gurunda Ustaz Luqmanulhakim, CEOMAS, CEOMASjid di Masjid Kapal Munzalan untuk menunjang operasi amal sholeh di Masjid yang beliau pimpin. Untuk
Antar-jemput ulama, untuk memuliakan tamu, juga untuk mengantar beras bagi anak yatim dan para penghafal Al Quran.
Investasi Pak Yayi Een kemudian berkembang biak menghasilkan mobil-mobil yang lain. Saat ini, setelah 6 tahun, terdapat setidaknya 16 mobil yang mendukung aktivitas amal sholeh di Masjid Kapal Munzalan.
**
Sebagaimana investor dalam dunia bisnis, seorang INMAS juga bisa menikmati keuntungan. Pak Yayi Een, misalnya, memiliki hak untuk menggunakan semua kendaraan di Masjid Kapal Munzalan untuk tujuan kebaikan, termasuklah untuk menggunakan mobil CRV yang sudah beliau investasikan di Masjid Kapal Munzalan.
Kok masih bisa digunakan?
Ya, karena beliau adalah adalah salah aktivis di Masjid Kapal Munzalan. Terlebih beliau adalah salah satu dari 4 orang Pimpinan di Masjid Kapal Munzalan.
Sebagai seorang Pimpinan, Kalau mau, beliau bahkan bisa gonta-ganti mobil 16 kali dalam sehari. 🙂 Walaupun demikian, Pak Yayi Een tak pernah melakukannya. 🙂
Artinya sebagai seorang investor, Pak Yayi Een masih tetap punya kesempatan untuk mendapatkan manfaat dari investasi awalnya bahkan memiliki hak pula untuk menggunakan kendaraan-kendaraan lain yang telah “berkembang biak”.
