Home > Community > Kata Peserta Terbaik Rumah Literasi: Saya Temukan Jati Diri

Kata Peserta Terbaik Rumah Literasi: Saya Temukan Jati Diri

Oleh: Tia Oktavianti

Saya bingung apa yang ingin saya ungkapkan di sini. Ketika diminta untuk membuat tulisan ini membuat saya tertawa sendiri. Ini mungkin bukanlah hal yang lucu bagi orang yang saat ini tidak di posisi saya.

Jujur saja, saya merasa senang, bahkan tak menyangka bisa berada di posisi sampai sejauh ini. Saya tak pernah berpikir bahwa karya yang saya buat hingga kini, dapat diapresiasi oleh khalayak. Bukan main, dulu hanya saya sendirilah yang menjadi pembaca setia untuk tulisan yang saya buat.
Namun saya bangga walau tak bisa memberikan manfaat untuk orang lain, tetapi setidaknya lewat tulisan yang saya tulis bisa mengubah diri saya hingga saat ini.

Menjadi Penulis adalah impian saya.Di rumah literasi saya temukan kembali jati diri dan semangat serta motivasi saya untuk tetap istiqomah dalam menulis.Menjadi Penulis terbaik di pertemuan ke-2 dan 3, bukanlah akhir dari segalanya, namun ini adalah awal untuk memulai segalanya kembali.

Banyak kesan saya selama berada di Rumah Literasi sebagai peserta, maupun ketika menjadi penulis terbaik di minggu ke-2 dan 3 ini. Bagi saya Ilmu apapun yang diberikan oleh mentor baik itu bersifat subjektif maupun objektif sangat bermanfaat bagi saya guna mengembangkan skill yang saya miliki. Walaupun kita sudah menginjak bangku perkuliahan, ,jangan pernah melupakan sesuatu hal yang kecil yang pernah kita dapati dahulu. Karena saya pernah melakukan hal tersebut, seperti saat menulis, saya kadang lupa dengan tata bahasa Indonesia yang baik dan benar. Maka sejak saat ini saya berusaha untuk terus belajar mulai dari sesuatu hal yang kecil. Pesan saya untuk teman-teman, jangan pernah bosan untuk menulis, ,atau berkarya walaupun hanya kita sendiri yang hanya bisa merasakan manfaatnya. Jangan pernah menganggap remeh seseorang serta jangan pernah juga mengatakan bahwa ilmu yang kita dapat sama dengan sebelumnya. Mungkin memang sama tetapi makna atau hikmahnya pasti berbeda. (*)

Berbagi itu indah:

Tulis Komentar

comments

Baca Juga:  Rumah Literasi: Membimbing Kelas JK Rowling

About teraju.id

Check Also

Bahagia itu Sederhana

Oleh: Elmansyah Entah malaikat apa yang merasuki mereka, sehingga tua muda bergembira di tengah air …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *